Mengenal Jenis jenis Fashon Harajuku di Jepang
Harajuku
style sebenarnya terbagi atas banyak subgaya, salah satunya adalah gaya Gothic
Lolita. Gaya gothic lolita adalah perpaduan antara gaya gothic dan lolita
fashion. Secara umum gothic adalah nama suatu periode yang berkisar pada abad
ke-18 di Eropa, tepatnya di Eropa Utara. Pada era ini, terjadi perkembangan
besar-besaran di bidang karya seni, sastra dan arsitektur dimana perkembangan
karya-karya tersebut umumnya dipengaruhi oleh tema-tema religius.
Sedangkan istilah lolita sering dipakai untuk merujuk pada hal-hal yang
berhubungan dengan anak perempuan di bawah umur.
Gothic Lolita
Gothic Lolita adalah style Lolita sering juda disebut gosurori atau goth –
loli. Gothic Lolita yang paling popular di jepang dimana lolita ini
mengadaptasi dua style dari zaman yang berbeda, yaitu gothic dari masa-masa
kegelapan di eropa dan Lolita dari periode rococo dan Victorian.
Busana gothic Lolita standar nya berkombinasi warna hitam dan putih.
Dengan pita dan renda. Terkadang roknya di hiasi crinoline atau
petticoat. Di tambah kaus kaki selutut ataupun stocking yang di lengkapi dengan
sepatu boots marry jane. Aksesorisnya adalah topi, payung, bandana dan boneka.
Aksesorisnya pun berkerut-kerut, berenda, dan berpita.
Sweet Lolita
Sweet Lolita disebut juga amaloli. Kesan yang di dapat dari penampilan ini harus semanis dan seimut mungkin. Busananya umumnya adalah terusan rok selutut. Warnanya biasanya pastel pink, biru, krem, dan merah. Warna hitam pun juga cocok digunakan bila dipadukan dengan tepat. Berbagai macam model cetakan gambar seperti bunga, buah, dan makanan manis (permen) dapat juga digunakan sebagai motif pakaian Sweet Lolita.
Aksesoris lain sebagai pelengkap fashion Sweet Lolita dapat berupa boneka atau baju beruang Teddy.
Classic Lolita
Terinspirasi dari fashion gadis-gadis masa Victorian, baroque, dan rocaille yang masih pure. Gayanya lebih dewasa dengan aksesoris motif bunga, off white ataupun warna-warna gelap. Potonganya juga menonjolkan kelangsingan tubuh pemakai. Warna-warna yang digunakan biasanya putih, putih kuno, pink, burgundy, biru, coklat, dan hitam. Classical Lolita juga menggunakan berbagai macam aksesoris pelengkap berupa ikat kepala, hiasan bunga atau topi mini di kepala, dan tas tangan.
Punk Lolita
Punk Lolita merupakan kombinasi style punk & Lolita. Gaya imut anak Victorian di padu dengan rantai, peniti, pin, dan baju yang sobek-sobek, kain motif kotak-kotak, berbagai pin dan rantai, kain hasil cetakan sablon, potongan rambut pendek, dan lainnya telah dipadukan ke dalam Lolita. Berbagai macam pakaian punk yang terdapat di dalam ‘Gothic & Lolita Bible’ bukan merupakan gaya Lolita sama sekali, tetapi hanya sebagai gaya pelengkap saja. Banyak merk Japanese Punk yang terpengaruh dengan fashion dari toko-toko ‘Camden Town’ di London yang terkenal, bahkan berbagai pakaian dengan model yang mirip dapat ditemukan pada merk-merk punk Jepang dengan harga yang lebih murah.





Komentar
Posting Komentar